Ibu namamu disebut tiga kali dalam hadisnya

Ibu, Namamu Disebut Tiga Kali Dalam Hadisnya

Ibu namamu di sebut tiga kali di dalam hadis manusia termulia yaitu Muhammad Saw. Sungguh amatlah berharga wahai engkau ibu, sehingga sekejam apapun seorang anak ketika mendengar kata ibu, perlahan-lahan airmatanya berkaca-kaca. Sungguh ibu namamu disebut tiga kali dalam hadis sang nabi tercinta melebihi sang ayah.

Entah apa maksud sang rasul menyebutnya. Apakah atas perjuangannya mendidik anaknya, atau justru keikhlasannya mempertaruhkan jiwanya dengan lahirnya anaknya. Entah kenapa, sang nabi mengistewakan ibu daripada jihad. Bahkan ada salah satu sahabat nabi dicegah untuk mengikuti jihad demi menjaga ibunya.

Sungguh amatlah tinggi jasamu wahai ibu. Sehingga berkali-kali sang nabi menyebut keistimewaanmu dalam haditnya.

Sungguh ajaran islam sangatlah mengistimewakan ibu. Dari rahim ibulah sehingga peradaban semakin hari semakin berkembang. Dan berkat ibulah sehingga kita bisa belajar berjalan, belajar membaca, belajar makan dan belajar yang lainnya.

Catatan: Jagalah Pandangamu

Abu Hurairah ra berkata”Datang seseorang kepada Rasulullah dan berkata,”Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali? Nabi menjawab,” Ibumu!. Orang tersebut kembali bertanya,”Kemudian siapa lagi?’ Nabi menjawab,”Ibumu! Ia bertanya lagi,”kemudian siapa lagi?’Nabi menjawab’Ibumu! Orang tersebut bertanya kembali,’Kemudian siapa lagi?’ Nabi menjawab,’Ayahmu. (HR. Bukhari )

Imam Al-Qurthubi menjelaskan hadits di atas menunjukkan bahwa kecintaan dan kasih sayang terhadap seorang ibu, harus tiga kali lipat besarnya dibandingkan terhadap seorang ayah. Nabi Shalallaahu alaihi wasallam menyebutkan kata ibu sebanyak tiga kali.

Bila hal itu sudah kita mengerti, realitas lain bisa menguatkan pengertian tersebut. Karena kesulitan dalam menghadapi masa hamil, kesulitan ketika melahirkan dan kesulitan pada saat menyusui dan merawat anak, hanya di alami oleh seorang ibu. Ketiga bentuk kehormatan itu hanya dimiliki oleh seorang ibu, yang tidak dimiliki oleh seorang ayah. (Lihat Tafsir Al-Qurthubi X : 239).

Baca Juga:   Golongan Mana Yang Masuk Surga

Senada dengan Imam Al-Qurthubi yaitu Imam Adz-Dzahabi ra, beliau berkata dalam kitabnya Al-Kabaair,”Ibumu telah mengandungmu di dalam perutnya selama Sembilan bulan, seolah-olah sembilan tahun. Dia bersusah payah ketika melahirkanmu yang hampir saja menghilangkan nyawanya.

Dia telah menyusuimu dari putingnya, dan ia hilangkan rasa kantuknya karena menjagamu. Dia cuci kotoranmu dengan tangan kirinya, dia lebih utamakan dirimu daripada dirinya serta makanannya.

Dia jadikan pangkuannya sebagai ayunan bagimu. Dia telah memberikanmu semua kebaikan dan apabila kamu sakit atau mengeluh, tampak darinya kesusahan yang luar biasa dan panjang sekali kesedihannya dan dia keluarkan harta untuk membayar dokter yang mengobatimu.

Seandainya dipilih antara hidupmu dan kematiannya maka dia akan meminta supaya kamu hidup dengan suaranya yang paling keras.

Sungguh ibu merupakan pahlawan di atas pahlawan. Dialah yang telah melahirkan pahlawan dan menanamkan jiwa-jiwa pejuang kepada pahlawan, sehingga mereka gagah berani untuk berjuang melawan penjajah. Oh ibu, sang rasul menyebutmu tiga kali dibandingkan ayah.

Sungguh ini amatlah istimewa. Darahmu yang keluar ketika melahirkan kami, tak setetespun kami bisa membayarnya. Sungguh kalimat Rasul yang mengatakan bahwa surga berada di bawah telapak kaki ibu. Al jannatu takhta aqdaamil ummahaats.

 

 

Judul: Ibu namamu disebut tiga kali dalam hadisnya

Nama: Tasman Al-Buton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *